JAKARTA – Setelah melonjak 5,65 persen pada Selasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Rabu (21/10/2026). Pada penutupan sesi I, IHSG melemah 44,53 poin atau 0,84 persen ke level 5.234,35.
IHSG sebenarnya dibuka menguat di level 5.310,84 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.326,96. Namun, indeks berbalik arah hingga menyentuh titik terendah 5.185,36 sebelum ditutup di zona merah.
Baca juga: BI Tahan BI-Rate di 5,75 Persen, Naikkan Suku Bunga Deposit Facility Jadi 5 Persen
Sebanyak 472 saham melemah, 212 saham menguat, dan 105 saham stagnan. Sektor industri menjadi pemberat terdalam dengan koreksi 2,45 persen, disusul sektor energi (-1,61 persen) dan barang baku (-1,56 persen). Di jajaran LQ45, saham WIFI, MAPI, dan HRTA menjadi penekan utama.
Pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia siang ini, di tengah perdebatan apakah BI akan menaikkan atau menahan suku bunga acuan. Bayang-bayang rencana MSCI menurunkan status pasar modal Indonesia juga masih membebani sentimen.