IHSG Naik Tiga Hari Beruntun, Rupiah Justru Melemah ke Rp18.060 per Dolar AS

Ilustrasi uang rupiah dan dolar AS Ilustrasi uang rupiah dan dolar AS

JAKARTA – Pergerakan pasar keuangan domestik bergerak berlawanan pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan, nilai tukar rupiah justru tertekan.

Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp18.060 per dolar AS, melemah 38 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 1,12 Persen ke 5.387, Sektor Energi Memimpin

IHSG rebound tiga hari

Sementara itu, IHSG ditutup menguat 59,54 poin atau 1,12 persen ke level 5.387,90. Sepanjang hari, indeks bergerak lebar di rentang 5.185 hingga 5.422. Dengan demikian, IHSG telah menguat tiga hari berturut-turut.

Penguatan IHSG terjadi di tengah tekanan di bursa Asia akibat kekhawatiran terhadap profitabilitas investasi kecerdasan buatan (AI) serta kenaikan harga minyak dunia.

Proyeksi hari ini

Untuk perdagangan Jumat (23/10/2026), analis memperkirakan IHSG berpeluang menguji level 5.400. Namun, investor diimbau mewaspadai potensi aksi ambil untung setelah reli beberapa hari terakhir.

Leave a Comment