Kronologi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin di Kapal Tanker MT Global 168, Dipantau Sejak Selat Malaka

Ilustrasi kapal tanker di perairan Ilustrasi kapal tanker di perairan

MEDAN – Tim gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, dan Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan ketamin hidroklorida (HCl) seberat 1,16 ton yang diangkut kapal tanker MT Global 168. Pengungkapan itu dipaparkan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Pelabuhan Belawan, Medan, Jumat (23/10/2026).

Dipantau lewat AIS

Pengungkapan berawal dari pemantauan sistem identifikasi otomatis (AIS) yang menunjukkan pergerakan mencurigakan kapal tersebut. Sejak 14 Oktober, tim memantau MT Global 168 yang melintas di Selat Malaka sejajar perairan Perak, Malaysia, lalu bergerak ke utara hingga sempat lego jangkar di sekitar perairan Thailand.

Baca juga: Polemik Usulan Luhut soal Definisi Korupsi: Yusril Minta Dikaji Hati-hati, Luhut Klarifikasi

Pada 20 Oktober, kapal terdeteksi bergerak lambat dan bermanuver, diduga menunggu instruksi untuk melakukan transfer antarkapal (ship-to-ship). Sekitar pukul 03.05, tim yang berangkat dengan kapal KP Murai dan BC 20006 berhasil mencegat dan menaiki kapal di sekitar perairan Tanjung Balai Asahan.

58 karung di ruang pompa

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 58 karung berwarna hijau berisi ketamin HCl di ruang pompa kapal. Hasil uji laboratorium memastikan zat tersebut merupakan ketamin. Kapal beserta awaknya kemudian dikawal ke Pelabuhan Belawan dan tiba pada 21 Oktober sekitar pukul 12.00.

Delapan awak diproses

Delapan awak kapal diproses hukum, terdiri dari tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara Taiwan berinisial YCY. Para awak WNI antara lain berinisial YC selaku nakhoda, RS selaku chief officer, dan JA selaku chief engineer. Sejumlah media menyebut YCY diduga sebagai pengendali barang, sementara status hukum masing-masing awak masih berbeda di antara laporan yang beredar.

Baca juga: KPK Sita Empat Mobil Termasuk BMW dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Asal-usul ketamin dan tujuan akhir penyelundupan belum diungkap secara rinci. Polisi masih mendalami jaringan di balik pengiriman tersebut.

Leave a Comment