LABUAN BAJO – Operasi pencarian Veronica Beatrix Jessica (23), dive master korban tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di Taman Nasional Komodo, memasuki hari keenam pada Minggu (18/10/2026). Operasi dimulai pukul 06.00 Wita dengan memperluas sektor penyisiran dan memanfaatkan peralatan bawah air.
Pada hari kelima, Sabtu (17/10), tim SAR gabungan mengerahkan 226 personel dan memperluas area penyisiran hingga 50 mil laut dari lokasi kejadian. Jumlah personel ini meningkat tajam dibanding hari-hari sebelumnya.
Baca juga: Kapolda Kalsel Turun Langsung Padamkan Karhutla di Banjarbaru, Gunakan Surfaktan dan Drone Thermal
“Kami memperluas area penyisiran hingga 50 mil laut dari lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman.
Sonar dikerahkan
Selain penyisiran permukaan dan penyelaman, tim juga menggunakan peralatan sonar multibeam dan side scan sonar di sekitar Pulau Siaba Besar dan utara Pulau Rinca. Namun, pemindaian tersebut belum menemukan keberadaan bangkai kapal maupun korban.
Temuan terakhir berupa sebuah jaket pelampung yang diduga milik KM Feronia, ditemukan kapal Red Whale II di perairan Pulau Padar. Temuan itu belum dapat memastikan lokasi korban maupun posisi bangkai kapal.
Baca juga: Lima Hari Pencarian, 132 Personel SAR Belum Temukan Dive Master Korban KM Feronia
KM Feronia tenggelam pada Selasa (13/10) setelah terbalik dihantam pusaran arus di perairan Pulau Tatawa. Dari 30 orang di atas kapal, 29 berhasil diselamatkan. Veronica diduga terjebak di toilet kapal saat kapal terbalik.