BI Umumkan Suku Bunga Hari Ini, Ekonom Terbelah antara Naik ke 6 Persen atau Tetap 5,75 Persen

Ilustrasi gedung Bank Indonesia Ilustrasi gedung Bank Indonesia

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) dijadwalkan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Oktober pada Rabu (21/10/2026). Keputusan suku bunga acuan kali ini menjadi sorotan di tengah tekanan rupiah dan gejolak pasar saham akibat rencana MSCI menurunkan status pasar modal Indonesia.

Saat ini, BI-Rate berada di level 5,75 persen setelah serangkaian kenaikan sejak Mei hingga Juni 2026.

Baca juga: IHSG Ditutup Melonjak 5,65 Persen ke 5.278, Analis: Risiko Pasar Belum Sepenuhnya Reda

Proyeksi naik 25 bps

Sejumlah ekonom memperkirakan BI akan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6 persen. Ekonom Danamon termasuk yang memproyeksikan kenaikan tersebut, sementara Permata Bank memperkirakan peluang kenaikan mencapai sekitar 60 persen.

Alasan utamanya adalah menjaga stabilitas rupiah yang sempat menembus Rp18.000 per dolar AS, serta meredam risiko arus keluar modal asing di tengah ketidakpastian status pasar Indonesia di mata MSCI.

Proyeksi ditahan

Di sisi lain, LPEM Universitas Indonesia memperkirakan BI akan menahan suku bunga di level 5,75 persen. Pertimbangannya, inflasi September tercatat 3,28 persen secara tahunan, masih di bawah batas atas target BI sebesar 3,5 persen.

Baca juga: BEI Bakal Keluarkan 80 Saham Berkonsentrasi Kepemilikan Tinggi dari Perhitungan IHSG

Kenaikan suku bunga berpotensi berdampak pada naiknya bunga kredit, termasuk cicilan KPR dan kredit usaha. Keputusan RDG akan disampaikan melalui konferensi pers di Gedung Thamrin, Bank Indonesia, Jakarta.

Leave a Comment