Utang Pemerintah Tembus Rp10.326 Triliun per September 2026, Rasio Turun ke 40,30 Persen PDB

Ilustrasi Hutang Pemerintah dan Rasio Turun Ilustrasi Hutang Pemerintah dan Rasio Turun (beritamenit.com/AI)

JAKARTA – Posisi utang pemerintah hingga akhir September 2026 tercatat sebesar Rp10.326,93 triliun. Jumlah itu setara 40,30 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

Nilai utang tersebut naik Rp33,24 triliun dibanding akhir Juni 2026 yang sebesar Rp10.293,69 triliun. Meski nominalnya bertambah, rasio utang terhadap PDB justru turun dari 41,26 persen pada kuartal sebelumnya.

Baca juga: Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen di Kuartal III-2026, Ditopang Konsumsi dan Investasi

Didominasi SBN

Berdasarkan komposisinya, utang pemerintah terdiri atas:

  • Surat Berharga Negara (SBN): Rp8.962,40 triliun (86,79 persen)
  • Pinjaman: Rp1.364,53 triliun (13,21 persen)

“Komposisi utang pemerintah mayoritas berupa instrumen SBN yang mencapai 86,79%,” tulis DJPPR.

DJPPR menyatakan pemerintah mengelola utang secara cermat dan terukur untuk mencapai komposisi portofolio utang yang optimal.

(RAN/BUD)

Leave a Comment