Festival Pinisi 2026 di Bulukumba: Saksikan Ritual Pembuatan Kapal Warisan UNESCO, Gratis!

Ilustrasi Poster Festival Pinisi Ilustrasi Poster Festival Pinisi

BULUKUMBA – Bagi pencinta wisata budaya bahari, Festival Pinisi 2026 menjadi agenda yang sayang dilewatkan. Festival tahunan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ini berlangsung pada 15–17 Oktober 2026, dan Sabtu (17/10) menjadi hari terakhir pelaksanaannya.

Festival ini merayakan kapal pinisi, kapal layar tradisional khas Bugis-Makassar yang tradisi pembuatannya telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Bulukumba, khususnya kawasan Tana Beru, dikenal sebagai pusat pembuatan kapal pinisi sejak ratusan tahun lalu.

Baca juga: Agenda Wisata Akhir Oktober 2026: Dari Gandrung Sewu, Ubud Writers Festival, hingga Rock in Celebes

Ritual pembuatan kapal hingga berlayar

Pengunjung dapat menyaksikan rangkaian ritual tradisional pembuatan kapal, seperti Songkabala Ribantilang, Ammosi, dan Anyorong Lopi. Selain itu, festival juga menawarkan pengalaman langsung berlayar dengan kapal pinisi.

Rangkaian acara dilengkapi edukasi budaya, termasuk pengenalan budaya masyarakat adat Kajang, serta pameran kuliner dan kerajinan tangan khas daerah yang turut mendorong ekonomi kreatif setempat.

Info pengunjung

  • Tanggal: 15–17 Oktober 2026
  • Lokasi: Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
  • Tiket: Gratis

Jadwal acara harian dapat dipantau melalui akun Instagram resmi festival. Festival Pinisi berlangsung bersamaan dengan Festival Danau Poso di Sulawesi Tengah yang juga digelar pada 15–17 Oktober 2026.

Baca juga: Danau Toba Diselimuti Kabut Asap, Wisatawan Batal Datang dan Penyeberangan ke Samosir Terganggu

Sementara itu, wisatawan yang berencana ke kawasan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo disarankan memantau kondisi cuaca dan informasi keselamatan pelayaran, menyusul tenggelamnya kapal pinisi wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa pekan ini.

Leave a Comment