IDAI Ingatkan: Bayi di Bawah 6 Bulan Hanya Boleh ASI atau Susu Formula, Jangan Telur Mentah

Ilustrasi ibu menggendong bayi Ilustrasi ibu menggendong bayi

SURABAYA – Kasus meninggalnya seorang bayi berusia kurang dari satu bulan di Surabaya, yang sebelumnya diduga diberi telur mentah oleh anggota keluarganya untuk menurunkan demam, menjadi pengingat penting bagi para orang tua soal pemberian makan pada bayi.

Bayi tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo pada Minggu (11/10/2026). Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur meluruskan bahwa telur mentah bukan penyebab langsung kematian dalam kasus ini.

Baca juga: Kabut Asap Belum Reda, Ini Cara Lindungi Paru-paru dan Mata dari Dampak Karhutla

Anggota Badan Pertimbangan IDAI Jawa Timur, Sjamsul Arief, menjelaskan kematian diduga dipicu komplikasi berat berupa infeksi kulit di area perut yang sebelumnya pernah dioperasi. Infeksi itu kemudian menyebar ke organ dan pembuluh darah (sepsis) hingga berakibat fatal.

Hanya ASI atau susu formula

Meski bukan penyebab langsung, IDAI menegaskan praktik memberi makanan selain ASI kepada bayi baru lahir tetap berbahaya.

“Bayi di bawah usia 6 bulan hanya boleh mengonsumsi ASI atau susu formula,” tegas Sjamsul.

Baca juga: WIG Culinary Festival 2026 Hadir di 32 Mal, Kenalkan Gastronomi Nusantara hingga 1 November

Telur mentah juga tidak dianjurkan untuk bayi maupun orang dewasa karena berisiko mengandung bakteri Salmonella yang dapat memicu infeksi usus serius. Pada bayi yang sistem kekebalannya belum matang, infeksi semacam ini bisa jauh lebih berbahaya.

Yang perlu dilakukan saat bayi demam

  • Jangan memberikan ramuan, makanan, atau minuman apa pun selain ASI/susu formula tanpa anjuran tenaga kesehatan.
  • Segera bawa bayi ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami demam, terutama bayi berusia di bawah tiga bulan.
  • Jika bayi mengalami kejang, langsung bawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit.

Leave a Comment