IHSG Anjlok 2,16 Persen di Sesi I, Asing Lepas Saham TLKM hingga GOTO

Ilustrasi layar pergerakan saham Ilustrasi layar pergerakan saham

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok dalam pada perdagangan sesi I, Kamis (15/10/2026). Indeks ditutup anjlok 128,30 poin atau 2,16 persen ke level 5.814,72, berbalik dari penguatan tipis sehari sebelumnya.

Tekanan jual terjadi merata. Sebanyak 621 saham melemah, hanya 80 saham yang menguat, dan 89 saham stagnan. Seluruh sektor berada di zona merah, dengan sektor energi menjadi yang paling terpukul setelah turun 3,71 persen.

Baca juga: Airlangga Pertanyakan Pengumuman MSCI: Baru Bertemu di Bangkok, Tak Ada Pembahasan

Di jajaran indeks LQ45, saham HRTA, GOTO, dan DEWA mencatat penurunan terdalam, masing-masing 7,39 persen, 7,14 persen, dan 6,67 persen.

Asing jual bersih Rp182,9 miliar

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sekitar Rp182,94 miliar sepanjang sesi pertama. Saham yang paling banyak dilepas asing antara lain TLKM, GOTO, dan ADRO.

Pengamat pasar modal Elandry Pratama menilai pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury), serta potensi arus keluar dana asing menjadi pemicu utama. Dari sisi global, data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan turut membebani pasar.

Baca juga: Rupiah Jebol Rp18.000, Jadi Mata Uang Terburuk di Asia Usai Ancaman MSCI

Tekanan juga melanda bursa Asia lainnya. Indeks KOSDAQ Korea Selatan bahkan ambruk 7,65 persen, menjadi yang terparah di kawasan.

Leave a Comment