IHSG Menguat 4,9 Persen dalam Sepekan, Ditutup di 5.439 Meski Asing Masih Jual Bersih

Ilustrasi grafik saham naik Ilustrasi grafik saham naik

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan ini dengan penguatan signifikan. Pada perdagangan Jumat (23/10/2026), IHSG ditutup naik 51,35 poin atau 0,95 persen ke level 5.439,25. Sepanjang pekan, IHSG menguat sekitar 4,9 persen.

Kenaikan pada Jumat sekaligus memperpanjang reli IHSG menjadi empat hari berturut-turut. Sebanyak 477 saham menguat, 187 melemah, dan 129 stagnan, dengan nilai transaksi sekitar Rp16,2 triliun. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBRI, BMRI, dan TLKM menjadi penopang di akhir perdagangan.

Baca juga: Mulai Hari Ini, RI Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD demi Pasokan Listrik Batam

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia naik menjadi sekitar Rp9.583 triliun.

Asing masih keluar

Meski indeks menguat, investor asing masih mencatatkan jual bersih sekitar Rp1,29 triliun pada Jumat. Sepanjang pekan, aksi jual bersih asing mencapai sekitar Rp8,72 triliun.

Proyeksi pekan depan

Phintraco Sekuritas melihat peluang IHSG menguji kisaran 5.500–5.600 pada pekan depan, sementara MNC Sekuritas mencermati level 5.458 sebagai resistance terdekat.

Baca juga: IHSG Sesi I Naik 1,09 Persen ke 5.446, Saham Batu Bara Jadi Motor Penguatan

Pelaku pasar juga akan mencermati pembaruan kriteria konstituen IHSG oleh BEI yang mulai berlaku pada Senin, 2 November 2026, di tengah rencana MSCI menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia.

Leave a Comment