Respons Pernyataan Prabowo soal MSCI, Ketua Komisi XI: Ekonomi RI Dibangun dari Kekuatan Rakyat

Ilustrasi Ketua Komisi XI DPR Ilustrasi Ketua Komisi XI DPR

JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait MSCI. Menurutnya, Presiden ingin menegaskan bahwa ekonomi Indonesia bertumpu pada kekuatan rakyatnya sendiri.

“Ekonomi Indonesia itu dibangun berdasarkan kekuatan rakyat Indonesia itu sendiri,” kata Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu (25/10/2026).

Baca juga: Baru 7 Perusahaan IPO Sepanjang 2026, Antrean di BEI Tersisa 9 dan Target 50 Emiten Terancam Meleset

Prabowo: Indonesia tidak gentar

Sebelumnya, dalam sidang kabinet peringatan dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026), Prabowo menyinggung ancaman MSCI menurunkan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Ia menilai pengumuman itu sebagai upaya menekan Indonesia.

“Kita terus dihadang. Ada apa itu, macam-macamlah, MSCI, macam-macam,” ujar Prabowo. Ia menegaskan, “Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar.”

Pasar saham perlu ditangani hati-hati

Misbakhun mencontohkan cepatnya pemulihan ekonomi Indonesia saat pandemi COVID-19 sebagai bukti ketahanan ekonomi nasional yang ia sebut “sangat lincah”. Meski begitu, ia mengakui pasar saham tengah berada di bawah tekanan dan perlu ditangani dengan lebih hati-hati.

Baca juga: Proyeksi IHSG Pekan Depan: Analis Prediksi Bertahan di Atas 5.400, MSCI dan The Fed Jadi Sorotan

Ia menambahkan, Komisi XI rutin mengevaluasi kondisi pasar saham dan menilai situasinya terus membaik. Tujuannya adalah memulihkan kepercayaan investor domestik maupun global, sekaligus menunjukkan kepada MSCI bahwa Indonesia mengikuti protokol tata kelola bursa internasional.

Hingga kini, MSCI masih menggelar konsultasi terkait kemungkinan reklasifikasi tersebut dan belum mengeluarkan keputusan final.

Leave a Comment