Wall Street Bangkit, Dow Jones Melonjak 1,1 Persen Saat Investor Tinggalkan Saham Teknologi

Ilustrasi papan bursa saham New York Ilustrasi papan bursa saham New York

NEW YORK – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis (15/10/2026) waktu setempat, setelah sempat tertekan di awal sesi. Indeks Dow Jones Industrial Average memimpin penguatan dengan lonjakan sekitar 1,1 persen.

Indeks S&P 500 naik sekitar 0,3 persen ke level 7.744,06, menghapus kerugian di pagi hari dan kembali mendekati rekor tertinggi yang dicetak pekan lalu. Sementara itu, Nasdaq Composite hanya menguat tipis sekitar 0,1 persen.

Baca juga: Airlangga Pertanyakan Pengumuman MSCI: Baru Bertemu di Bangkok, Tak Ada Pembahasan

Kenaikan S&P 500 dan Nasdaq sekaligus mengakhiri tren penurunan tiga hari beruntun.

Rotasi dari saham teknologi

Investor terlihat memindahkan dana dari saham-saham teknologi besar ke sektor lain, sehingga Nasdaq tertinggal dari dua indeks utama lainnya. Penguatan Dow Jones ditopang saham Nike, Salesforce, dan Home Depot.

Sehari sebelumnya, Wall Street ditutup melemah setelah data inflasi AS untuk September keluar lebih tinggi dari perkiraan. Data tersebut memicu kekhawatiran bahwa bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Saham-saham chip memori juga tertekan di tengah krisis pasokan global.

Baca juga: Rupiah Jebol Rp18.000, Jadi Mata Uang Terburuk di Asia Usai Ancaman MSCI

Pergerakan Wall Street kerap menjadi acuan bagi bursa Asia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin ditutup anjlok 1,33 persen ke level 5.863.

Leave a Comment