Waspada, Malware Midnight Mimosa Sudah Tertanam di Ribuan Ponsel Android Murah Sejak dari Pabrik

Ilustrasi peringatan malware di ponsel Ilustrasi peringatan malware di ponsel

JAKARTA – Perusahaan keamanan siber Bitdefender mengungkap kampanye malware bernama Midnight Mimosa yang sudah tertanam di firmware ribuan ponsel Android murah sejak diproduksi. Artinya, pengguna menerima ponsel tersebut dalam kondisi sudah terinfeksi.

Kampanye ini menyasar ponsel berbasis chip MediaTek hemat daya yang dijual dengan merek seperti Cubot dan Doogee, serta ponsel tiruan yang meniru tampilan Samsung Galaxy S24, S25, dan S26. Menurut Bitdefender, kampanye ini telah berlangsung sekitar dua tahun dan memengaruhi ribuan perangkat di lebih dari 150 negara, dengan korban terbanyak di Meksiko, Prancis, Italia, Amerika Serikat, dan Jerman.

Baca juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp27,5 Juta

Menyamar jadi aplikasi sistem

Malware ini menyamar sebagai aplikasi sistem bernama “System” dengan nama paket com.android.system.lite dan berjalan dengan hak akses penuh. Ia terus-menerus mengunduh dan menghapus aplikasi utilitas, seperti aplikasi cuaca atau pengunci aplikasi, yang kemudian dipakai untuk menampilkan iklan layar penuh secara tersembunyi.

Selain penipuan iklan, malware ini juga mampu memasang aplikasi, memberikan izin, menjalankan kode, hingga mengubah ponsel korban menjadi proxy yang bisa dimanfaatkan pihak lain.

Sulit dihapus

Karena tertanam di firmware, malware ini sulit dihapus oleh pengguna biasa. Peneliti menilai produsen dan marketplace harus memperbaiki firmware yang terdampak. Beberapa pengguna melaporkan infeksi hilang setelah pembaruan firmware, namun produsen belum menjelaskan bagaimana malware tersebut bisa masuk.

Baca juga: Galaxy Tab S12 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp21,9 Juta

Tips untuk pembeli ponsel murah

  • Waspadai ponsel yang mengaku merek ternama dengan harga jauh di bawah pasaran – kemungkinan besar barang tiruan.
  • Beli ponsel dari toko resmi atau penjual terpercaya, dan pastikan perangkat memiliki sertifikasi resmi.
  • Rutin perbarui sistem dan perhatikan tanda-tanda mencurigakan, seperti iklan yang muncul tiba-tiba atau baterai cepat habis.

Kasus serupa bukan yang pertama. Pada 2025, FBI juga memperingatkan malware BadBox 2.0 yang menginfeksi setidaknya 10 juta perangkat Android murah di berbagai negara.

Leave a Comment