RIYADH – Militer Arab Saudi mengklaim telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan kelompok Houthi Yaman di wilayah Makkah pada Jumat (30/10/2026). Houthi membantah klaim tersebut.
Koalisi pimpinan Saudi menyampaikan klaim itu melalui media sosial X, seperti dikutip AFP.
“Sebuah drone yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi telah dicegat dan dihancurkan di wilayah Makkah,” demikian pernyataan koalisi.
Tidak ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat insiden tersebut.
Houthi Membantah
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, membantah klaim Saudi melalui Telegram. Ia menegaskan kelompoknya tidak melancarkan operasi apa pun pada Jumat yang menargetkan wilayah Saudi, dan menyebut klaim tersebut sebagai “kebohongan besar dan keterlaluan”.
Baca juga: Balas Penembakan Gereja Karak, Jet Tempur Yordania Gempur Daraa Suriah, Enam Orang Tewas
Houthi selama ini berulang kali membantah menargetkan Makkah maupun Madinah, dua kota suci umat Islam.
Sehari Sebelumnya Rudal Mengarah ke Riyadh
Sehari sebelumnya, Kamis (29/10), juru bicara koalisi Saudi Mayor Jenderal Turki Al-Maliki melaporkan dua rudal balistik Houthi yang mengarah ke Riyadh berhasil dicegat dan dihancurkan. Otoritas Pertahanan Sipil Saudi menyebut puing rudal merusak sebuah bangunan, lokasi konstruksi, dan satu kendaraan.
Konflik Saudi-Houthi kembali memanas sejak Juli 2026 setelah gencatan senjata runtuh. Serangan Houthi yang didukung Iran kini menyasar instalasi militer, infrastruktur energi, hingga bandara sipil di Saudi, yang disebut Riyadh sebagai pelanggaran kedaulatannya.
(RAN/BUD)