JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (26/10/2026). Hingga penutupan sesi I, IHSG turun 1 persen ke level 5.384,97, berdasarkan data RTI Business. Indeks bahkan sempat merosot hingga 1,60 persen ke level 5.349,75.
Padahal, IHSG sempat dibuka naik tipis pagi tadi. Posisi siang ini juga berada di bawah level 5.400 yang menjadi patokan sejumlah analis untuk pekan ini.
Baca juga: Respons Pernyataan Prabowo soal MSCI, Ketua Komisi XI: Ekonomi RI Dibangun dari Kekuatan Rakyat
Saham Bank Tertekan
Sepanjang sesi I, volume perdagangan tercatat 18,57 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,59 triliun dan frekuensi 1.143.355 kali. Sebanyak 189 saham menguat, 474 melemah, dan 128 stagnan. Kapitalisasi pasar berada di angka Rp 9.505,66 triliun.
Saham-saham bank berkapitalisasi besar kompak berada di zona merah:
- BBRI turun 1,37 persen ke Rp 2.870
- BBNI turun 1,17 persen ke Rp 3.380
- BBCA turun 1,09 persen ke Rp 4.970
- BMRI turun 1,03 persen ke Rp 3.860
Rupiah Lewati Rp 18.000
Dari pasar valas, rupiah juga melemah. Pada Senin pagi, dolar AS berada di level Rp 18.080 menurut data Bloomberg, menguat 0,11 persen terhadap rupiah. Sebagai perbandingan, pada 20 Juli 2026 dolar AS sempat menekan rupiah ke Rp 17.978.