P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027, Bisa Ikut Tes CPNS

Ilustrasi Mensesneg Prasetyo Hadi Ilustrasi Mensesneg Prasetyo Hadi (beritamenit.com)

JAKARTA – Pemerintah memutuskan mengangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu. Kebijakan lintas profesi ini berlaku secara bertahap mulai 1 Januari 2027. Di saat yang sama, pemerintah juga akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai November 2026.

Keputusan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama pimpinan DPR, termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Baca juga: Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, 3 Prajurit Gugur

“P3K paruh waktu akan diangkat menjadi P3K penuh waktu,” kata Prasetyo.

Berlaku Lintas Profesi

Kebijakan pengangkatan ini mencakup berbagai profesi, antara lain:

  • Dosen
  • Petugas pemadam kebakaran (damkar)
  • Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
  • Tenaga kesehatan
  • Tenaga teknis dan pelaksana lainnya

“Keputusan ini akan berlaku semua secara bertahap mulai 1 Januari 2027,” ujar Prasetyo.

Para P3K penuh waktu, termasuk mereka yang sudah lebih dulu diangkat, juga diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS yang akan dimulai pada 2027.

Baca juga: Prabowo Gelar Ratas Karhutla, BMKG: Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, OMC Dikerahkan Besar-besaran

Pendaftaran CPNS Dibuka November

Selain soal P3K, pemerintah dan DPR juga sepakat membuka rekrutmen CPNS tahun ini. Prasetyo menyebut proses pendaftaran direncanakan mulai November 2026.

“Kami sepakat untuk melakukan rekrutmen CPNS yang akan dilakukan tahun ini juga,” kata Prasetyo.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini ditunjuk sebagai ketua tim panitia seleksi CPNS.

Baca juga: Anggota BPK Fathan Subchi Meninggal Dunia Saat Bertugas di Moskow, Akan Dimakamkan di Demak

“Bu MenPANRB yang akan jadi ketua tim panitia,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, pembukaan formasi CPNS dilakukan dalam rangka penyegaran, mengingat setiap tahun ada PNS yang memasuki masa pensiun. Rekrutmen ini juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan program-program prioritas pemerintah.

Hingga kini, pemerintah belum merinci jumlah formasi, kualifikasi, maupun jadwal pasti pendaftaran. Calon pelamar diimbau memantau pengumuman resmi pemerintah.

“Dipersilakan untuk mengikuti pengumuman dan juga mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian tes,” kata Prasetyo.

(RDY/BUD)

Leave a Comment