SERUYAN – Helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.18 WIB. Tiga prajurit gugur dalam insiden tersebut.
Helikopter ditumpangi delapan orang. Lima di antaranya selamat dan dirawat di RS Kuala Pembuang.
Baca juga: Prabowo Gelar Ratas Karhutla, BMKG: Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, OMC Dikerahkan Besar-besaran
Terjadi Saat Pengambilan Air Kedua
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air untuk kedua kalinya.
“Satu kali sudah dilaksanakan dengan aman, kemudian yang kedua kalinya terjadi crash,” kata Agus.
Korban Gugur
Ketiga prajurit yang gugur mendapat kenaikan pangkat luar biasa, yakni:
Baca juga: Anggota BPK Fathan Subchi Meninggal Dunia Saat Bertugas di Moskow, Akan Dimakamkan di Demak
- Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah, Kadep Pengembangan Pusdikpenerbad
- Kapten Cpn (Anm) Nurhafiz Akbar Rizki Hartio
- Sertu (Anm) Heri Prasetyo, yang jenazahnya belum berhasil dievakuasi
Penyebab kecelakaan masih diselidiki. KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita mengatakan pihaknya masih menunggu temuan kotak hitam yang hingga kini masih dicari.
“Kita nunggu kotak hitam,” ujar Tandyo.
(RDY/BUD)